Baloon & Pump Sleeves

Apa bedanya baloon style dengan pump style? Pertanyaan itu tentu jadi yg pertama terlintas di kepala anda saat melihat judul artikel trend ini. Jawabannya adalah hampir sama. Bedanya terletak pada volumenya. Pump hanya bervolume sedikit, sedangkan baloon bervolume banyak atau sangat bervolume.

Disebut sebagai baloon skirt, karena yang menjadi trend adalah volume di bagian bawah. Pada pengaplikasiannya dapat digunakan pada bagian bawah dress, tunic, dan tentunya celana. Ciri – cirinya seperti yang terlihat pada gambar, yaitu di bagian bawahnya biasanya agak mengecil dan berkerut, sehingga volume yg diciptakan menjadi besar.

Sebetulnya baloon style ini dapat diterapkan pada blouse dan bagian sleeves juga. Namun biasanya untuk bagian sleeves lebih banyak digunakan pump dan bukan baloon style. Ini dikarenakan di bagian tangan, area yang dapat digunakan untuk menciptakan kerutan dan volume sangat sedikit. Sehingga meskipun volume dapat diciptakan, tetapi tidak sebesar atau menggembung sebagaimana yang dapat diciptakan pada di bagian bawah rok. Sedangkan untuk di bagian bawah blouse, well..memang hanya bukan trend saat ini saja.

Sebagaimana yang kita lihat, baloon skirt dan pump sleeves menambahkan volume. Tapi meski keduanya menambahkan volume, ada perbedaan dalam pemakaian keduanya. Baloon skirt, terus terang saja, memang hanya berpihak pada mereka yang bertubuh ramping. Bagi yang bertubuh tidak ramping, jangan mencoba trend ini karena anda akan terlihat membengkak. Dan bagi anda yang meskipun ramping tetapi merasa tidak pede mengenakannya, lebih baik tidak mengenakannya, karena tidak ada yang lebih mengganggu pemandangan lebih daripada seseorang yang mengenakan pakaian tertentu tetapi tidak terlihat nyaman sama sekali. Jadi, khusus untuk yang ramping dan percaya diri.

Untuk trend yang satu ini, saya yakin andapun pasti jarang melihatnya diangkat sebagai topik untuk make over, karena memang hampir tidak ada trik yang bisa dilakukan. Tidak bisa dipungkiri, memang ada trend – trend tertentu yang hanya bisa dikenakan oleh sebagian bentuk tubuh yang juga tertentu. Tapi toh anda tidak perlu selalu menjadi korban trend dan memaksakan diri mengenakan trend yang tidak cocok untuk tubuh anda. Mengenali bentuk tubuh anda dan mengetahui trend dan style apa yang bisa anda ikuti juga merupakan sebuah pedoman utama untuk tampil sempurna.

Sekarang kita berpindah pada trend pump sleeves. Yang ini dapat dikenakan oleh siapa saja, dengan bentuk tubuh seperti apapun. Pump sleeves memberikan efek yang hampir sama seperti butterfly sleeves. Memberikat bobot kekuatan dan kesan kemewahan, meski apabila pada butterfly sleeves, kesan yg ditimbulkan adalah anggun, dan pada pump sleeves kesan yang ditimbulkan adalah dinamis.

Pump sleeves yang paling baik, panjangnya hanya sampai siku. Kemudian pump sleeves berukuran kecil, panjangnya sampai di atas lengan bagian atas. Sedangkan untuk pump sleeves hingga pergelangan tangan, sebaiknya gunakan bahan sheer dan ringan untuk mengurangi kesan volume yang berlebihan.

Trend pump sleeves ini paling baik diaplikasikan pada bahan ringan seperti chiffon, satin, tulle, crepe, georgette, raw cotton. Sedangkan untuk bahan kaos seperti cvc, spandex dan lycra, biasanya akan terlalu jatuh sehingga efek pump nya semakin tidak terlihat. Jadi, anda siap mencoba trend ini?

0 comments:

Post a Comment